Jakarta, 24 April 2026 – Langkah ekspansi kembali dilakukan oleh grup usaha milik Prajogo Pangestu melalui PT Petrosea Tbk (PTRO). Perusahaan ini resmi menyelesaikan proses penawaran mengikat (binding offer) terkait investasi pada Tolu Minerals Limited, perusahaan tambang yang beroperasi di Papua Nugini. Hal ini disampaikan pada Keterbukaan Informasi (23/4) dan langsung disambut positif oleh antusiasme investor.
Transaksi tersebut diselesaikan pada 20 April 2026, di mana Petrosea mengakuisisi instrumen convertible note senilai U$23,75 juta. Instrumen ini memberikan opsi bagi Perseroan untuk mengonversinya menjadi sekitar 14,6 juta saham baru di Tolu Minerals, dengan harga konversi U$1,625 per saham.
Masuknya Petrosea melalui skema ini menunjukkan pendekatan yang tidak hanya berorientasi investasi, tetapi juga membuka peluang kepemilikan strategis di masa depan, tergantung pada keputusan konversi yang akan diambil.
Di luar aspek finansial, langkah ini juga berpotensi berkembang menjadi kerja sama operasional. Petrosea menyatakan akan menjajaki peluang penyediaan jasa pertambangan serta layanan pendukung lainnya untuk proyek yang tengah dikembangkan oleh Tolu Minerals.
Ekspansi ini sekaligus menjadi pintu masuk Petrosea ke pasar Papua Nugini, kawasan yang dikenal memiliki cadangan sumber daya mineral yang besar. Salah satu proyek utama Tolu Minerals adalah Tambang Emas Tolukuma yang saat ini tengah dipersiapkan menuju tahap produksi dalam waktu dekat.
Selain itu, perusahaan tersebut juga memiliki sejumlah area eksplorasi di wilayah Pacific Ring of Fire, yang dikenal sebagai salah satu kawasan dengan potensi emas dan tembaga yang signifikan.
Langkah ini mencerminkan strategi Petrosea dalam memperluas portofolio bisnis, termasuk meningkatkan eksposur terhadap komoditas emas yang dinilai memiliki prospek jangka panjang. Di tengah dinamika sektor energi dan pertambangan, diversifikasi ke mineral bernilai tinggi menjadi salah satu arah yang mulai banyak ditempuh pelaku industri.
Dengan pengalaman panjang di bidang jasa pertambangan, rekayasa, dan logistik, Petrosea memiliki peluang untuk tidak hanya berperan sebagai investor, tetapi juga mitra operasional dalam pengembangan proyek.
Secara keseluruhan, aksi korporasi ini menjadi sinyal bahwa ekspansi ke luar negeri dan diversifikasi komoditas masih menjadi fokus utama perusahaan dalam menjaga pertumbuhan jangka panjang.
[Sumber : Keterbukaan Informasi IDX]






