CAPITAL CORP. SYDNEY

73 Ocean Street, New South Wales 2000, SYDNEY

Contact Person: Callum S Ansell
E: callum.aus@capital.com
P: (02) 8252 5319

WILD KEY CAPITAL

22 Guild Street, NW8 2UP,
LONDON

Contact Person: Matilda O Dunn
E: matilda.uk@capital.com
P: 070 8652 7276

LECHMERE CAPITAL

Genslerstraße 9, Berlin Schöneberg 10829, BERLIN

Contact Person: Thorsten S Kohl
E: thorsten.bl@capital.com
P: 030 62 91 92

Kabar Baik Buat IHSG! Bursa AS Menghijau, Perang Dunia 3 Reda

Uncategorized

Jakarta, CNBC Indonesia – Laju bursa saham Tanah Air pada perdagangan hari ini berpeluang kembali menanjak usai mendapat sejumlah katalis positif.

Pertama, kebijakan pemerintah yang lebih longgar dan tidak akan membatasi kegiatan masyarakat atau PPKM seiring penularan Covid-19 varian Omicron. Selain itu, meredanya ketegangan geopolitik antara Rusia dan Ukraina menjadi sentimen positif yang berimbas pada menguatnya bursa saham global.

Alhasil, IHSG berhasil keluar dari tekanan dan berbalik menguat pada perdagangan Selasa kemarin sebesar 1,08% ke level 6.807,49. Data perdagangan menunjukkan, kemarin pelaku pasar asing melakukan pembelian bersih senilai Rp 968,08 miliar dari keseluruhan transaksi senilai Rp 13,65 triliun.

Pengamat pasar saham MNC Asset Management, Edwin Sebayang berpendapat, pada hari ini IHSG berpeluang kembali melanjutkan tren penguatan.

Hal ini akan ditopang oleh sentimen kembali bangkitnya indeks Dow Jones (DJIA) dengan menguat sekitar +423 poin (1,22%) menyusul respons pasar yang menerima berita Rusia menarik pasukannya ke barak setelah latihan gabungan selesai.

Selain itu, naiknya harga CPO serta nikel berpotensi menjadi sentimen positif pendorong penguatan lanjutan IHSG dalam perdagangan Rabu ini.

“IHSG diperkirakan bergerak pada rentang 6.779 sampai dengan 6.875,” kata Edwin Sebayang.

CEO Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya mengungkapkan, pola gerak IHSG terlihat sedang mengalami teknikal rebound pasca mengalami tekanan pada beberapa waktu sebelumnya. Sentimen dari pergerakan market global maupun regional masih akan turut membayangi pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang.

Namun, jika terjadi koreksi wajar maka momentum fluktuatif harga masih dapat dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target jangka pendek, menengah maupun panjang.

“Hari ini IHSG berpotensi bergerak menguat terbatas,” ungkap William.

Sumber : https://www.cnbcindonesia.com