CAPITAL CORP. SYDNEY

73 Ocean Street, New South Wales 2000, SYDNEY

Contact Person: Callum S Ansell
E: callum.aus@capital.com
P: (02) 8252 5319

WILD KEY CAPITAL

22 Guild Street, NW8 2UP,
LONDON

Contact Person: Matilda O Dunn
E: matilda.uk@capital.com
P: 070 8652 7276

LECHMERE CAPITAL

Genslerstraße 9, Berlin Schöneberg 10829, BERLIN

Contact Person: Thorsten S Kohl
E: thorsten.bl@capital.com
P: 030 62 91 92

Prabowo-Gibran Unggul di Quick Count, IHSG Langsung Ngegas 2%

Uncategorized

Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau berhasil melesat pada perdagangan sesi I Kamis (15/2/2024), setelah hasil perhitungan cepat atau quick count menunjukkan bahwa pasangan calon (paslon) nomor urut 2, yakni Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka unggul.

Pada pembukaan perdagangan hari ini, IHSG melejit 1,89% ke posisi 7.345,71. Bahkan beberapa menit kemudian, IHSG sempat melejit hingga 2,12% ke posisi 7.365,682. Ini menjadi level tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) sementara IHSG.

Selang 10 menit kemudian atau per pukul 09:10 WIB, penguatan IHSG sedikit terpangkas, tetapi tetap melesat lebih dari 1%, yakni sebesar 1,43% ke posisi 7.312,656.

Nilai transaksi IHSG pada awal perdagangan sesi I hari ini mencapai Rp 2,3 triliun dengan melibatkan 2,9 miliaran saham dan ditransaksikan sebanyak 198.588 kali.

Beberapa sektor terpantau melesat dan turut membantu penguatan IHSG pada awal sesi I hari ini, seperti sektor bahan baku sebesar 2,31%, keuangan sebesar 1,3%, konsumer primer sebesar 1,26%, kesehatan sebesar 1,12%, dan infrastruktur sebesar 1,03%.

IHSG berhasil dibuka melesat nyaris 2%, setelah hasil dari pasangan calon (paslon) nomor urut 2 yakni Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka unggul dalam perhitungan cepat atau quick count Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Per hari ini pukul 08:30 WIB, pasangan Prabowo-Gibran masih unggul di sejumlah poling quick count, dengan rata-rata lebih dari 58%.

Berdasarkan hasil quick count tersebut, maka ada potensi bahwa Pilpres 2024 ini akan berlangsung satu putaran saja. Jika satu putaran benar terjadi, hal ini setidaknya memberikan kepastian bagi pelaku pasar untuk mengalokasikan dananya dalam berinvetasi di Indonesia dan dapat menggarahkan pasar keuangan Indonesia, termasuk IHSG.

SUMBER : CNBC Indonesia