CAPITAL CORP. SYDNEY

73 Ocean Street, New South Wales 2000, SYDNEY

Contact Person: Callum S Ansell
E: callum.aus@capital.com
P: (02) 8252 5319

WILD KEY CAPITAL

22 Guild Street, NW8 2UP,
LONDON

Contact Person: Matilda O Dunn
E: matilda.uk@capital.com
P: 070 8652 7276

LECHMERE CAPITAL

Genslerstraße 9, Berlin Schöneberg 10829, BERLIN

Contact Person: Thorsten S Kohl
E: thorsten.bl@capital.com
P: 030 62 91 92

10 Saham Ini Ramai-ramai Dilepas Asing Meski IHSG Hijau

Uncategorized

Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau pada perdagangan Senin (11/9/2023), setelah sebelumnya berakhir di zona merah pada penutupan akhir pekan lalu. Ini terjadi di tengah sikap investor yang menanti rilis beberapa data ekonomi penting di global dan dalam negeri pada pekan ini.

Hingga akhir perdagangan, IHSG ditutup menguat 0,56% ke posisi 6.963,39. IHSG pun kembali mendekati level psikologis 7.000.

Adapun nilai transaksi perdagangan Senin tercatat sebesar Rp 11,18 triliun dengan volume perdagangan 22,94 miliar. Sebanyak 303 saham naik, 232 turun, dan 219 jalan di tempat.

Sementara itu, tercatat sepanjang perdagangan kemarin, investor asing melakukan pembelian bersih (net buy) sebesar Rp 891,34 miliar di seluruh pasar dan sebesar Rp 1,11 triliun miliar di pasar negosiasi dan tunai. Di samping itu, asing juga tercatat melakukan pembelian penjualan bersih (net sell) sebesar Rp 222,78 miliar di pasar reguler.

Lantas, saham apa saja yang dilepas asing yang melemahkan pergerakan IHSG di awal pekan? Mengutip RTI Business, berikut net foreign sell perdagangan Senin.

1. PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) – Rp 124,2 miliar

2. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) – Rp 114,0 miliar

3. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) – Rp 69,5 miliar

4. PT Adaro Energy Indonesia Tbk. (ADRO) – Rp 61,7 miliar

5. PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) – Rp 58,4 miliar

6. PT United Tractors Tbk. (UNTR) – Rp 45,6 miliar

7. PT Hillcon Tbk. (HILL) – Rp 37,9 miliar

8. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) – Rp 33,6 miliar

9. PT Mayora Indah Tbk. (MYOR) – Rp 10,5 miliar

10. PT XL Axiata Tbk. (EXCL) – Rp 10,5 miliar

SUMBER : CNBC Indonesia