CAPITAL CORP. SYDNEY

73 Ocean Street, New South Wales 2000, SYDNEY

Contact Person: Callum S Ansell
E: callum.aus@capital.com
P: (02) 8252 5319

WILD KEY CAPITAL

22 Guild Street, NW8 2UP,
LONDON

Contact Person: Matilda O Dunn
E: matilda.uk@capital.com
P: 070 8652 7276

LECHMERE CAPITAL

Genslerstraße 9, Berlin Schöneberg 10829, BERLIN

Contact Person: Thorsten S Kohl
E: thorsten.bl@capital.com
P: 030 62 91 92

IHSG Kena Profit Taking, Ini Saham yang Banyak Dijual Asing

Uncategorized

Jakarta, CNBC Indonesia – Setelah menguat sepanjang pekan lalu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan awal pekan ini, Senin (19/2/2024). Pelemahan ini terjadi ketika investor sepertinya mulai merealisasikan keuntungannya, setelah dua hari sebelumnya indeks bergairah.

IHSG ditutup melemah 0,53% ke posisi 7.296,7. IHSG kembali menyentuh level psikologis 7.200, setelah sempat menyentuh level psikologis 7.300.

Nilai transaksi indeks pada perdagangan kemarin mencapai Rp 9,99 triliun dengan melibatkan 16,97 miliar saham yang diperdagangkan sebanyak 1,2 juta kali. Sebanyak 198 saham menguat, 336 saham melemah, dan 242 saham stagnan.

Sementara itu, investor asing tercatat melakukan pembelian bersih sebesar Rp842,11 miliar di seluruh pasar. Rinciannnya, sebesar Rp616,18 miliar di pasar reguler dan sebesar Rp225,93 miliar di pasar negosiasi dan tunai.

Tentunya, investor asing juga melakukan penjualan terhadap sejumlah saham. Mengutip RTI Business, berikut net foreign sell sepanjang perdagangan Senin!

1. PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) – Rp58,6 miliar

2. PT Bank Jago Tbk. (ARTO) – Rp22,8 miliar

3. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR) – Rp22,8 miliar

4. PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) – Rp22,6 miliar

5. PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) – Rp16,3 miliar

6. PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA) – Rp14,9 miliar

7. PT United Tractors Tbk. (UNTR) – Rp12,9 miliar

8. PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) – Rp12,8 miliar

9. PT Map Aktif Adiperkasa Tbk. (MAPA) – Rp11,4 miliar

10. PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) – Rp11,3 miliar

SUMBER : CNBC Indonesia