CAPITAL CORP. SYDNEY

73 Ocean Street, New South Wales 2000, SYDNEY

Contact Person: Callum S Ansell
E: callum.aus@capital.com
P: (02) 8252 5319

WILD KEY CAPITAL

22 Guild Street, NW8 2UP,
LONDON

Contact Person: Matilda O Dunn
E: matilda.uk@capital.com
P: 070 8652 7276

LECHMERE CAPITAL

Genslerstraße 9, Berlin Schöneberg 10829, BERLIN

Contact Person: Thorsten S Kohl
E: thorsten.bl@capital.com
P: 030 62 91 92

IHSG Dibuka Langsung Hijau, Ini Penyebabnya

Uncategorized

Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan akhir pekan ini (17/5/23) dengan penguatan sebesar 0,38% mencapai level 6688,75.

Pada pukul 09.03, IHSG masih bergerak di wilayah positif dengan penguatan 0,29% menjadi 6.682,43. Perdagangan mencatatkan 174 saham naik, 158 saham turun, sementara 207 saham lainnya bergerak mendatar.

Tidak hanya itu, perdagangan juga menunjukkan aktivitas transaksi yang melibatkan sebanyak 797 juta saham, dan baru mencapai nilai perdagangan sebesar Rp 505 juta.

Sentimen positif utama datang dari Amerika Serikat terkait pernyataan Biden yang dikutip dari CNBC International setelah mengadakan pertemuan dan mendapatkan kesepakatan bahwa “Amerika tidak akan gagal bayar.”

Hal ini diperkuat dengan pernyataan Kevin McCarthy selaku Ketua DPR AS dari Partai Republik, “Saya pikir pada akhirnya kami tidak akan mengalami default. Saya pikir kami akhirnya membuat presiden setuju untuk bernegosiasi,”

Kesepakatan lebih lanjut dari kedua belah pihak, “kemungkinan untuk mendapatkan kesepakatan pada akhir minggu,” kata McCarthy.

Isu positif untuk perdagangan besok didukung oleh cum date dividen jumbo dari beberapa emiten. PT Total Bangun Persada (TOTL) membagikan dividen Rp 100 per saham atau dividend yield (DY)per hari ini 23,8%, PT ABM Investama Tbk (ABMM) membagikan dividen Rp 400 per saham atau DY 11,9%, dividen PT Merck Tbk (MERK) Rp 320 per saham atau DY 6,4%, dan PT Hasnur International Shipping Tbk (HAIS) membagikan dividen Rp 13,25 per saham atau DY 5,7%.

Selain itu, pasar Asia akan diramaikan dengan sentimen pengumuman inflasi Jepang. Melansir Trading Economics, perkiraan inflasi Jepang pada April sebesar 3,2% tidak mengalami perubahan dari bulan sebelumnya.

Hari ini, Jepang telah mengumumkan posisi neraca perdagangannya yang menunjukkan defisit JPY 432,4 miliar. Neraca dagang Jepang telah mengalami defisit selama 21 bulan berturut-turut. Namun, defisit ini merupakan yang terkecil sejak Oktober 2021.

Sontak, Indeks Nikkei 225 Jepang melesat 1,37% ke posisi 30.506. Beberapa saham Jepang bersinar pada pembukaan perdagangan hari ini karena pertumbuhan semikonduktor.

Namun, penurunan defisit disebabkan oleh impor Jepang yang mengalami penurunan 2,3% secara tahunan (yoy) menjadi JPY 8.720,8 miliar pada April 2023. Penurunan impor Jepang lebih besar dari prediksi konsensus 0,3%. Nilai tersebut juga berbalik dari pertumbuhan 7,3% pada bulan Maret.

Ini adalah penurunan impor pertama sejak Januari 2021, khususnya disebabkan impor bahan bakar mineral yang turun 17,7%. Melandainya impor Jepang bisa menjadi sinyal bahaya bagi Indonesia.

Dengan melemahnya impor, mengindikasikan permintaan Jepang atas barang dari luar negeri, termasuk Indonesia berkurang. Sebagai informasi, Jepang merupakan pasar ekspor terbesar produk Indonesia setelah China dan Amerika Serikat.

Titik terang dari sentimen gagal bayar utang AS, pembagian dividen jumbo, defisit neraca dagang Jepang yang menyusut, dan IHSG yang sudah cukup terkoreksi berat berpotensi mendorong IHSG rebound kembali ke zona hijau pada perdagangan hari ini dan pekan depan.

Namun, penurunan impor Jepang merupakan faktor yang akan menjadi risiko sentimen negatif, khususnya bagi emiten eksportir bahan bakar mineral.

SUMBER : CNBC INDONESIA